Katajari.com – Anggota DPR RI Habib Aboe Bakar Al Habsyi dan Kementerian Perdagangan memberikan apresiasi terhadap toko permata The Zamrud Gallery Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Habib Aboe Bakar mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan untuk melakukan pengembangan marketing ke tingkat internasional terhadap batu mulia khas Martapura.
“Batu permata dari Martapura sudah terkenal di Indonesia dan harus lebih banyak dipublikasikan ke seluruh dunia. The Zamrud Gallery bisa mewakili sebagai UMKM binaan,” katanya, Rabu (3/5/2023).
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel 1 ini mengingatkan kepada pemerintah bahwa pengusaha berperan dalam pembangunan daerah.
“Bagaimana usaha batu mulia, ini perlu dikembangkan oleh pemerintah. Gubernur Kalsel perlu memperhatikan aset daerah ini,” kata dia.
Karena, batu mulia Martapura adalah trademark Martapura yang perlu diangkat ke dunia internasional.
“Ini kerja besar pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan,” imbuhnya.
Sehingga, sambung Habib Aboe Bakar, usaha lokal kalau tidak dibantu oleh pemerintah akan lambat berkembang.
Ia mengambil contoh usaha permata dan restoran restoran di Thailand yang dibantu pemerintahnya, usaha permata dan restoran Thailand top dan berjaya.
“Kita perlu belajar dari negara Thailand dalam membantu usaha lokal,” cetusnya.
Harapan dia semoga ini diperhatikan oleh pemerintah, dan The Zamrud Gallery sebagai salah satu percontohan, aset yang bisa dikembangkan.
Ia yakin dan percaya bahwa The Zamrud Gallery bisa melakukannya, apalagi owner The Zamrud Gallery, H.Farhad Abdullah merupakan generasi ketiga Zamrud. Tentu cukup panjang perjalanan usahanya dan layak mendapatkan kepercayaan.
Di dalam kunjungan Habib Aboe Bakar ke Zamrud Gallery di Martapura, kebetulan nampak pula hadir perwakilan Kementerian Perdagangan.
Kementerian Perdagangan merespon dan turut apresiasi dukungan Habib Aboe Bakar terhadap kemajuan UMKM.
“Kami ke sini untuk melihat bagaimana progress, bagaimana sejarahnya dan bagaimana kendalanya usaha ini (The Zamrud Gallery). Selanjutnya merangkum kesimpulan,” kata Wijaya Kusuma, Pranata Humas Kementerian Perdagangan.
The Zamrud Gallery, kata Wijaya, adalah salah satu produk yang cukup bagus, potensial untuk dikembangkan dan dipasarkan bisa dengan pameran atau misi dagang ke dunia seperti Singapore, Hongkong, Dubai, Amerika dan sebagainya.
“Bisa mendunia, khususnya Martapura terkenal dengan produk intan. Produk daerah yang bisa dikembangkan,” sebutnya.
Kementerian Perdagangan akan membantu pembinaan untuk The Zamrud Gallery agar bisa masuk ke pangsa pasar ekspor dunia.
Kunjungan Habib Aboe Bakar Al Habsyi ke The Zamrud Gallery, kata Wijaya, bisa membantu pengembangan usaha lokal ini melalui jalur legislatif. (kjc)