“Dapil Neraka” di Wilayah Dapil Kabupaten Banjar 1  

Anggota DPRD Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan periode 2019-2024 kembali bertarung di Pileg 2024 untuk memperebutkan kursi legislatif periode 2024-2029. (Foto: katajari.com)

Katajari.com – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan periode 2019-2024 kembali bertarung di Pileg 2024 untuk memperebutkan kursi legislatif periode 2024-2029.

Melalui Daftar Calon Tetap (DCT) ditetapkan KPU Kabupaten Banjar, Jumat (3/11/2023) dan diumumkan Sabtu (4/11/2023), tak ada perubahan signifikan Daerah Pemilihan (Dapil) yang menjadi wilayah pertarungan para petahana.

Untuk Dapil Kabupaten Banjar 1 yang disebut-sebut merupakan “Dapil Neraka,” karena wilayah ibu kota kabupaten Banjar, Kota Martapura, ada petahana dan lawan tangguh.

Para petahana masih ada bercokol nama H. Muhammad Iqbal (Gerindra),  Irwan Bora (Gerindra), Muhammad Marbawi (Demokrat), Hasan Hamdan (PAN), Ahdiat Nurhan (PKS), Akhmad Zacky Hafizie (PPP), Akhmad Rizanie Anshari (Nasdem).

Namun, Rahmad Saleh pada Pileg 2024 ini tidak lagi berada di perahu Golkar tapi Gerindra, sedangkan Pribadi Heru Jaya (PKB) memilih naik dua tingkat ke DPR RI Dapil Kalsel 1.

Pertarungan seru dan menegangkan di Dapil Banjar 1 bakal terjadi karena petahana akan mendapatkan perlawanan dan bersaing sengit dengan mantan anggota DPRD Kabupaten Banjar periode 2014-2019 HM Iqbal Khalilurrahman dari PKB yang nampaknya comeback untuk Pileg 2024.

Lalu, ada pengusaha muda Abu Amar dan advokat ternama Supiansyah Darham, membayangi H Muhammad Iqbal dan Irwan Bora di barisan Gerindra.

Berikutnya, ustadz H Ahmad Fauzan Saleh, wartawan senior Tarida Sitompul, mantan Pambakal Tanjung Rema Sahtam dan mantan Pambakal Tunggul Irang Abdul Bari di deretan caleg yang diusung Partai Golkar.

Selain Akhmad Rizanie Anshari, Nasdem punya figur Said Hasan Alwi yang pernah duduk di legislatif  Banjar, caleg milenial Muhammad Naa’im, kemudian mantan birokrat Kabupaten Banjar Drs Zainuddin.

PKS ingin menambah dua kursi dengan mengunggulkan petahana Ahdiat Nurhan dan kalangan habaib, Sayyid Abu Bakar Bahasyim.

PAN dengan penuh harapan menampilkan kekuatan full di Dapil Banjar 1, dimotori petahana Hasan Hamdan, Syarifah Sholehah Assegaf, Denny Setiawan SSos (wartawan senior dan owner sebuah media online), Ahmad Fadli, Nor Azizah, Shofia Hamdan, Rubiah, Ideramsyah, dan M Fikri Hamdan.

Patut dicermati adalah caleg dari PBB dan PPP, dengan hadirnya tiga nama anggota legislatif terdahulu, antara lain Khairuddin (PBB), KH Ali Murtado dan Nasrullah KH M Ramli (PPP).

Partai politik dan politisi baru nampaknya bakal membuat kejutan di Dapil Banjar 1 di Pileg Kabupaten Banjar 2024 ini, sebutlah dua mantan birokrat yang bergabung di Partai Garda Republik Indonesia, Drs Muhamad Ilmi dan Drs Agus Muslim.

Lalu, Sudirman atau Maman yang pernah menjadi bagian Perusda Baramarta memilih maju sebagai caleg DPRD Kabupaten Banjar dari Partai Perindo.

Anggota KPU Kabupaten Banjar M Zaini (waktu itu) menyebutkan, Dapil Banjar 1 ini semula Pileg 2019 menyediakan 9 kursi DPRD Kabupaten Banjar, berubah pada Pileg 2024 dengan tersedia 10 kursi, di antara total 45 kursi DPRD Kabupaten Banjar untuk periode 2024-2029.

“Ada perubahan jumlah kursi dari Pileg 2019 tersedia 9 kursi bertambah menjadi 10 kursi di Pileg 2024,” kata komisioner KPU Kabupaten Banjar tersebut.

Wilayah Dapil Banjar 1 adalah Kecamatan Martapura, meliputi 19 desa dan 7 kelurahan, antara lain Desa  Bincau, Bincau Muara, Cindai Alus, Indra Sari, Jawa Laut, Labuan Tabu, Murung Kenanga, Pasayangan Barat, Pasayangan Selatan, Pasayangan Utara, Sungai Sipai, Tambak Baru, Tambak Baru Ilir, Tambak Baru Ulu, Tanjung Rema, Tunggul Irang, Tunggul Irang Ilir, Tunggul Irang Ulu, Tungkaran.

Kelurahan terdiri Jawa, Keraton, Murung Keraton, Pasayangan, Sekumpul, Sungai Paring, Tanjung Rema Darat. (kjc/bersambung)

Tinggalkan Balasan