Banjar  

Konsultan Pengawas Rumah Sakit Tipe D: Sejak Awal Sudah Prediksi Adanya Keterlambatan Pengerjaan

Lokasi tahapan pembangunan Rumah Sakit Tipe D di Gambut. (Foto: katajari.com)

Katajari com –  Konsultan pengawas pembangunan Rumah Sakit Tipe D di Kawasan Gambut, Kabupaten Banjar telah menyurati beberapa kali Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar atas progress pengerjaan pematangan lahan.

Salah satu tim konsultan pengawas, Doni mengatakan, potensi keterlambatan memang sudah terlihat sejak awal.

Di mana akses untuk menuju lokasi pengurukan lahan sangat parah dan sangat tidak memungkinkan mobil pengangkut tanah dapat menuju lokasi.

“Sedangkan akses cuma satu-satunya. Karena itu kami sudah beberapa kali menyurati kepada Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK tentang potensi keterlambatan, dan kita mempertanyakan mitigasi dari kendala itu,” ujar Doni belum lama ini kepada awak media saat dihubungi via seluler.

Dikatakan Doni, upaya mitigasi sudah dibahas melalui rapat dengan PPK dan kontraktor di Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.

Dalam rapat itu pihaknya menyampaikan progress pengerjaan dan progress keterlambatan pengerjaan.

“Kalau dikatakan lokasi banjir atau tidak, saya tidak berani berkomentar. Karena yang turun kelapangan adalah teman-teman kami,” ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk pematangan lahan Rumah Sakit Tipe D, jenis tanah yang dimasukan untuk pematangan lahan ini jenis sirtu dan tanah merah.

“Karena pematangan lahan in dikerjakan oleh kontraktor dari pulau jawa, kemungkinan mereka tidak terlalu mengetahui bagaimana karakter lokasi,” katanya.

Diketahui, Pematangan Lahan Pembangunan Tipe D mengalami keterlambatan, karena pengerjaan yang mestinya selesai di akhir tahun 2025, kini harus dilanjutkan di awal tahun 2026 yang ditargetkan rampung lima puluh hari pengerjaan.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Nooripansyah belum bisa di konfirmasi dengan berbagai alasan ketika awak media hendak menanyakan progres pengerjaan pematangan lahan Rumah Sakit tipe D. (kjc)