Begini Kegiatan Pamhut dan Rencana Tim Karhutla Tahun 2023

Kabid PKSDAE Pantja Satata memimpin apel Senin (6/2/2023) pagi. (Foto: Dishut Kalsel/Katajari,com)
Kabid PKSDAE Pantja Satata memimpin apel Senin (6/2/2023) pagi. (Foto: Dishut Kalsel/Katajari,com)

Katajari.com Panjta Satata selaku Kabid Perlindungan Dan Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (PKSDAE) Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memaparkan kegiatan pengamanan hutan (Pamhut) dan Rencana Tim Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) Tahun 2023.

Sebelum memulai aktifitas kantor seluruh staf Dishut Kalsel dan Polisi Kehutanan berkumpul di Halaman Terbuka Kantor Dishut Kalsel untuk melaksanakan Apel Pagi Setiap Senin Tahun 2023, Senin (6/2/2023).

Apel dipimpin Pantja Satata dihadiri para Esselon 3 dan 4 serta seluruh Staf Dishut Kalsel.

Panjta Satata menyampaikan terkait kegiatan pengamanan hutan yang sudah dilaksanakan, salah satunya terkait permasalahan penjualan lahan (plang jual tanah) berada di kawasan hutan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam.

“Kemarin terkait permasalahan ini sudah kita lidik dan ditemukan bersangkutan ternyata orang dari daerah Awang Bangkal,” ungkapnya.

Langkah selanjutnya akan mengklarifikasi orang yang bersangkutan tersebut dengan menghubunginya melalui nomor telpon untuk menanyakan maksud dan tujuan bersangkutan terkait pemasangan papan penawaran jual tanah di hutan konservasi Tahura Sultan Adam Mandiangin.

“Kita juga akan menjadwalkan setiap bulan sekali terkait kegiatan sosialisasi mengenai perundang-undangan pelanggaran kehutanan kepada tim polhut dan TKPH Dishut Kalsel,” kata Pantja.

Agar nantinya, bubuh Pantja, jika sewaktu-waktu mendapat pertanyaan dari masyarakat, dapat menjelaskan secara lebih jelas dan tepat sesuai hukum berlaku.

Terkait untuk kegiatan Tim Karhutla, ia mendapat Informasi dari BMKG bahwa musim kemarau akan berlangsung dari bulan Mei-Juli 2023 mendatang.

“Kita menindaklanjutinya dengan memerintahkan kepada Tim Karhutla di Unit Pelaksana Teknis Daerah Dishut Kalsel agar mulai meningkatkan kegiatan patroli pengawasan karhutla sejak dini untuk meminimalisir terjadinya Karhutla,” kata Panjta Satata. (kjc)

Tinggalkan Balasan