Katajari.com – Kerap menjadi ajang balap liar pada akhir pekan, Jalan Gubernur Syarkawi, tepatnya di Desa Pemakuan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan akhirnya memakan korban jiwa.
Dua pengendara yang diduga tengah melakukan balap liar, mengalami kecelakaan hingga keduanya meninggal dunia, pada Jumat (27/2/2026) sore.
Berdasarkan informasi, korban pertama yang merupakan pengendara sepeda motor Honda Genio atas nama Hafiz (19) warga Desa Tajau Landung, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.
Hafiz mengalami luka kepala pecah, keluar darah dari hidung, mulut, dan telinga.
Hafiz meninggal dunia di lokasi kejadian dan dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin.
Sedangkan korban kedua yang menggunakan sepeda motor Ninja bernama Anggi Saputra (21) warga Desa Pemakuan Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.
Anggi mengalami luka pada bagian leher patah, kepala belakang benjol, jari sebelah kanan patah, kaki lecet dan meninggal dunia saat di perjalanan menuju ke Rumah Sakit Sultan Agung, Kota Banjarbaru.
Kerap Menjadi Arena Balap Liar
Jalan Gubernur Syarkawi di Kecamatan Sungai Tabuk memang dikenal sebagai salah satu titik yang kerap dijadikan arena balap liar, terutama pada akhir pekan.
Aktivitas itu biasanya diikuti oleh para remaja yang mayoritas masih dibawah umur.
Kegiatan balap liar ini tentu sangat meresahkan masyarakat yang tinggal dekat lokasi maupun pengendara yang melintas.
“Saya selalu was-was saat pulang kerja melintas di jalan itu, karena mereka yang balap liar ini biasanya ugal-ugalan,” ujar Abdul Halim.
Menurut warga, balap liar di Jalan Gubernur Syarkawi biasanya ramai pada Sabtu malam hingga Minggu sore.
Namun sejak bulan Ramadan, intensitas menjadi meningkat yang tadinya hanya setiap akhir pekan, kini selama Ramadan banyak remaja berkumpul di sore hari dan sehabis sahur.
Sementara Kapolsek Sungai Tabuk Iptu Margito saat dihubungi via seluler mengatakan, pihaknya selalu rutin menggelar patrol terutama di Kawasan yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.
Namun Iptu Sugito tidak menjelaskan kejadian yang membuat dua remaja kehilangan nyawa itu.
“Untuk insiden kemarin, itu yang menangani Unit Laka Lantas, jadi tanyakan di sana saja ya,” ujar Kapolsek Sungai Tabuk, Iptu Margito. kepada awak media, Sabtu (28/2/2026). (kjc)
























