Katajari.com – Gangguan distribusi air ke masyarakat akibat adanya kebocoran pipa Intek BPAM Banjarbakula mengakibatkan suplai air baku kepada pelanggan air PT Air Minum Intan (Perseroda) terhambat. Hal itu mendapat perhatian serius Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah Akbar.
Kebocoran tersebut sudah yang kedua kalinya terjadi, Fadliansyah mempertanyakan terkait kualitas pipa yang dimiliki BPAM Banjarbakula itu.
“Beberapa kali terjadi kebocoran, belum ada setahun saya lihat ada tiga kali kerusakan,” katanya, Selasa (24/9/2024).
Menurutnya, kebocoran saluran pipa intek yang beberapa kali terjadi itu harus menjadi hal yang serius ditangani.
Pasalnya, dampak dari kebocoran itu suplai air bersih ke masyarakat terganggu berhari-hari.
“Pengeriaan pipa harus diukur juga dengan beban air dalam memproduksi air bersih. Saya harapkan dengan adanya pipa BPAM Banjarbakula yang baru nanti, bisa membantu suplai air bersih untuk kawasan Banjarbakula,” bebernya.
Untuk mengetahui hal itu lebih lanjut, DPRD Kota Banjarbaru membantu pengaliran disrtibusi air pelanggan PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) dengan berencana akan memanggil pihak BPAM Banjarbakula untuk konsolidasi.
“Berencana memanggil penyedia air baku yakni BPAM Banjarbakula, banyak warga yang terdampak dari kerusakan itu,” tandasnya. (kjc)