Katajari.com – Ketua DPRD Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Sealatan (Kalsel) Fadliansyah Akbar mendorong PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) supaya meningkatkan pelayanan air bersih pada dua daerah layanan, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.
Implementasi dukungan DPRD Kota Banjarbaru terhadap PT Air Minum Intan Banjar, Fadliansyah mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan dukungan secara langsung kepada manajemen PT Air Minum Intan Banjar saat kunjungan bersama komisi II DPRD Banjarbaru, waktu lalu.
Dijelaskannya, kunjungan lapangan itu untuk menggali informasi terkait penyertaan modal yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarbaru kepada perusahaan daerah dikelola bersama Pemerintah Kabupaten Banjar.
“Kami mendorong manajemen PT Air Minum Intan Banjar terus meningkatkan layanan air bersih dua daerah karena pelanggan tentu berharap air bersih selalu tersedia dan baik kualitasnya,” ucapnya, di Banjarbaru, Minggu (2/4/2023).
Menurutnya, dana penyertaan modal yang telah ditanamkan Pemkot Banjarbaru cukup besar sehingga pihaknya sangat berharap dana itu digunakan untuk peningkatan pelayanan baik kualitas maupun kuantitas.
Politisi Partai Gerindra, Fadliansyah, mengatakan bahwa anggota DPRD Banjarbaru juga mendorong peningkatan produksi air bersih seiring status Banjarbaru sebagai ibu kota Provinsi Kalsel yang berdampak terhadap peningkatan penduduk.
“Penambahan jumlah penduduk itu harus diimbangi dengan peningkatan produksi air bersih sehingga dapat melayani pelanggan lebih banyak lagi dan harus diimbangi kualitas air yang makin baik,” ungkapnya.
Sementara itu, kinerja PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) tahun 2022 masuk kategori baik dan mengalami peningkatan dibanding tahun lalu yakni 66,10 atau naik 1,19 persen dibandingkan 2021 yakni 64,91.
“Kategori baik sesuai pengawasan dan hasil audit baik dari sisi kinerja, keuangan dan operasional tahun buku sesuai Permendagri Nomor 47 tahun 1999,” ujar Komisaris PTAM Intan Banjar, Mokhamad Hilman.
Menurut Hilman, selain kinerja baik 2022, nilai kesehatan perusahaan berdasarkan indikator Kementerian PUPR adalah 3,13 dengan kategori sehat dan meningkat dibandingkan tahun lalu senilai 2,99.
Cakupan pelayanan perusahaan daerah yang meliputi dua wilayah yakni Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru juga mengalami peningkatan sebesar 6,45 persen dari 47,29 persen jadi 53,72 persen.
“Jumlah pelanggan yang berasal dari Kabupaten Banjar dan Banjarbaru meningkat signifikan dari 101,374 menjadi 104,741 pelanggan dan dipastikan makin bertambah seiring bertambahnya penduduk,” pungkasnya. (antara/kjc)