Gubernur Muhidin Apresiasi Kinerja Kelangsungan Operasional PT Air Minum Intan Banjar

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Air Minum Intan Banjar, Rabu (25/2/2026) di Banjarbaru. (Foto: Media Center Kalsel/katajari.com)

 


Katajari.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan apresiasi terhadap keberadaan PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda)yang memberikan layanan air bersih di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.

Apalagi memiliki posisi sangat strategis dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat, khususnya penyediaan air minum yang layak dan berkelanjutan.

Apresiasi ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Air Minum Intan Banjar, Rabu (25/2/2026) di Banjarbaru.

Air bersih, menurut Ariadi, merupakan kebutuhan dasar sekaligus indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan publik.

Karena itu, ketersediaan layanan air minum yang memadai menjadi tanggung jawab bersama, termasuk melalui penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Pemprov Kalsel memandang PT Air Minum Intan Banjar memiliki kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, sekaligus menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Di dalam forum RUPS tersebut, Pemprov Kalsel juga memberikan aplaus atas kinerja direksi dan manajemen perusahaan air minum ini dalam menjaga keberlangsungan operasional, meningkatkan performa, serta memperluas cakupan pelayanan.

Ke depan, capaian tersebut diharapkan tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan melalui penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Gubernur pun berharap seluruh pemegang saham dapat memberikan arahan strategis yang konstruktif agar perusahaan terus tumbuh secara sehat dan adaptif terhadap berbagai tantangan.

“Pemprov Kalsel akan terus mendukung penguatan BUMD, termasuk PT Air Minum Intan Banjar, agar mampu menjadi perusahaan daerah yang profesional, berdaya saing, serta menjadi kebanggaan Kalimantan Selatan,” ungkap  Ariadi. (kjc,