Katajari.com – Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tanah Laut Rahmad Riansyah, S.Hut, MP turut mensupport Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahbirin Noor atau Paman Birin melaksanakan kegiatan Turun ke Desa (Turdes) Kemerdekaan di Kabupaten Tanah Laut (Tala).
Paman Birin menyebut Turdes Kemerdekaan ini juga dalam momentum memperingati HUT ke-78 Republik Indonesia 2023 dan Hari Jadi ke-73 Provinsi Kalimantan Selatan.
Kegiatan inti revolusi hijau dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel Hj. Fathimatuzzahra, S.Hut, MP.
Kegiatan dilaksanakan dua tempat yaitu SMKN 1 Kintap Kabupaten Tanah Laut dan SMAN 1 Jorong Kabupaten Tanah Laut, dengan penanaman pohon Tabebuya dilaksanakan di SMKN 1 Kintap oleh Gubernur Kalimantan Selatan H, Senin (7/8/2023) malam.
Sahbirinoor juga membagikan bibit jeruk 100 batang, mangga 15 batang, lengkeng 15 batang, alpukat 15 batang, petai 100 batang, sepatu dea 100 batang, tabebuya 100, ulin 2 batang dan Tabebuya ungu 2 batang,
Sedangkan di SMAN 1 Jorong Gubernur Kalimantan Selatan menanam pohon Ulin dan pembagian bibit gratis untuk masyarakat jeruk 200 batang, mangga 15 batang, lengkeng 15 batang, alpukat 15 batang dan petai 100 batang, sepatu dea 100 batang, tabebuya 100, ulun 2 batang tabebuya ungu 2 batang.
Kepala KPH Tanah Laut Rahmad Riansyah, S.Hut, MP menyampaikan terima kasih banyak atas terselenggaranya Turdes Kemerdekaan 2023 yang dilaksanakan, beberapa di antaranya di wilayah kerja Kesatuan Pengelolaan Hutan Tanah Laut.
“Kegiatan ini dapat menunjang dalam pengelolaan hutan yang berlanjut di wilayah kerja Kesatuan Pengelolaan Hutan Tanah Laut itu sendiri serta animo masyarakat untuk menanam semakin digemari dan menyebar luas di Kabupaten Tanah Laut,” katanya.
Dalam kegiatan ini juga Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Tanah Laut memperkenalkan Pupuk Granul kepada Gubernur Kalimantan Sekatan yang diproduksi oleh Lembaga Pengelolaan Hutan Desa Sungai Bakar.
Gubernur Kalimantan Selatan sangat gembira ketika ada masyarakat Kalimantan Selatan khususnya Desa Sungai Bakar Kecamatan Bajuin bisa memproduksi pupuk organik Bokashi yang dibikin menjadi granul. (dishutkalsel/kjc)