Lomba Menyanyi Lagu Banjar 2023 di Museum Lambung Mangkurat

Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Lomba Menyanyikan Lagu Banjar se-Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2023, Kamis (25/5/2023). (Foto: Museum Lambung Mangkurat/Katajari.com)
Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Lomba Menyanyikan Lagu Banjar se-Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2023, Kamis (25/5/2023). (Foto: Museum Lambung Mangkurat/Katajari.com)

Katajari.com Dalam upaya pelestarian musik tradisional Kalimantan Selatan serta menggali potensi masyarakat dalam berkesenian, maka dalam hal ini Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Lomba Menyanyikan Lagu Banjar se-Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2023.

Laporan ketua pelaksana kegiatan  Zainah Noor Laily, S. Sos mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan seni musik dan budaya Kalimantan Selatan lewat lagu-lagu Banjar.

Serta mempublikasikannya kepada masyarakat sehingga menumbuhkan kecintaan dan rasa suka terhadap seni musik dan budaya khususnya terhadap lagu-lagu Banjar.

Hal tersebut berhubungan dengan salah satu tugas dan fungsi museum dalam menjaga dan melestarikan sejarah dan budaya. Pendanaan kegiatan lomba tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan Museum dan Taman Budaya Tahun Anggaran 2023.

Lomba dilaksanakan pada Kamis tanggal 25 Mei 2023, pukul 09.00 Wita sampai selesai. Bertempat di halaman parkir Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Disdikbud Kalsel, Muhammadun yang diwakili Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Taufik Akbar, S.AP menjelaskan dalam kata sambutannya, kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi bagi peserta maupun masyarakat untuk mengenal, mengenang dan mengabadikan lagu Banjar.

“Semoga dengan diadakannya acara ini menjadi sebagai media untuk melestarikan dan mempromosikan lagu tradisional Kalimantan Selatan kepada masyarakat,” ucapnya.

Peserta yang mendaftar berjumlah 29 orang terdiri dari masyarakat umur, berusia 15 – 35 tahun tersebar 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Pakaian peserta menyesuaikan dengan tema, yaitu pakaian Banjar.

Lomba Menyanyikan Lagu Banjar se-Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2023. (Foto: Museum Lambung Mangkurat/Katajari.com)
Lomba Menyanyikan Lagu Banjar se-Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2023. (Foto: Museum Lambung Mangkurat/Katajari.com)

Dewan juri menilai penampilan peserta yang tampil di atas panggung merupakan praktisi akademisi dan seniman musik lagu Banjar memiliki keahlian/bakat/kemampuan dalam seni musik/lagu Banjar.

Dewan juri terdiri dari 3 orang, Hendra Cipta, S.Pd. Muhammad Hadzir, A.Md. M.Yusda Permana, S.Pd. Kriteria penilaian lomba menyanyi lagu Banjar yang dinilai juri terdiri dari materi vokal, teknik vokal, ekspresi, dan performa.

Dalam lomba tersebut panitia menyediakan keyboard, sound system dan laptop yang akan digunakan untuk keperluan peserta yang akan tampil.

Peserta dapat memilih satu dari delapan lagu yang akan dinyanyikan, delapan lagu tersebut di antaranya:

Uma Abah ciptaan Anang Ardiansyah

Halin ciptaan Sukri Munas

Kasih putus di Luhuk Badingsanak ciptaan Anang Ardiansyah

Sangu Batulak ciptaan Anang Ardiansyah

Sanja Kuning ciptaan Anang Ardiansyah

Dandaman Banua ciptaan Syarifuddin MS

Galuh Banjar ciptaan Tamjid Wijaya

Lanting Nini ciptaan Ennos Karli

Perlombaan ini dicari Juara 1, 2, 3 dan Harapan 1, 2, 3 dan juara favorit. Para pemenang  mendapatkan hadiah berupa piala, sertifikat dan uang pembinaan.

Sebagai hasil dari perlombaan menyanyi lagu Banjar 2023, Nurhaliza Zahro keluar sebagai juara pertama dengan skor tertinggi 981 dari kota Banjarmasin.

Terpilih sebagai juara favorit adalah Marwan Saputra yang dinilai karena keunikannya mengenakan pakaian adat Banjar sesuai dengan tema yang diusung yaitu lagu Banjar. (Museum Lambung Mangkurat/Kjc)

Tinggalkan Balasan