Katajari.com – Kabar tak nyaman dialami pipa HDPE diameter 500 mm di Jalan Gubernur Syarkawi (arah Sungai Tabuk) Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, yang mengalami kebocoran lagi.
Belum lama tadi pada Maret 2023 pernah terjadi kebocoran pipa HPDE diameter 500 mm di kawasan Jalan Gubenuer Syarkawi tersebut dan pertengahan April 2023 yakni Selasa 18 April 2023 terjadi lagi kebocoran pipa HDPE di Jalan Gubernur Syarkawi.
Sehubungan adanya kebocoran pipa HDPE diameter 500 mm di jalan Gubernur Syarkawi (arah Sungai Tabuk), PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) berkoordinasi tim teknis untuk perbaikan.
“Saat ini masih dilakukan koordinasi untuk persiapan peralatan dan aksesoris perbaikan pipa tersebut,” tulis Humas PT Air Minum Intan Banjar melalui info pengumuman Nomor 17/HUMAS-SDM/IV/2023.
Perbaikan kebocoran berdampak pada terhentinya pendistribusian air ke pelanggan PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) untuk beberapa wilayah pelayanan. Antara lain:
Seluruh pengaliran dan distribusi sepanjang Jalan Pemajatan Gambut,
Seluruh pengaliran dan distribusi Manarap,
Seluruh pengaliran dan distribusi Kertak Hanyar,
Seluruh pengaliran dan distribusi Sungai Tabuk,
Seluruh pengaliran dan distribusi Gudang Hirang,
Seluruh pengaliran dan distribusi Sungai Lulut,
Seluruh pengaliran dan distribusi Martapura Lama.
Pekerjaan perbaikan kebocoran pipa akan dilaksanakan pada Selasa 18 April 2023 dimulai pukul 14.00 Wita sampai selesai.
“Estimasi pekerjaan selama 24 jam dan normalisasi tekanan menyesuaikan di lapangan,” tulis info pelayanan.
PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) memohon kepada pelanggan di wilayah terdampak supaya menampung air untuk kebutuhan selama perbaikan pipa.
Pihak manajemen PT Air Minum Intan Banjar menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya pelayanan pendistribusian air dan ketidaknyamanan ini. (kjc)