Katajari.com – PT Antang Gunung Meratus (AGM) menyalurkan seribu paket sembako ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, selanjutnya mereka bekerja sama dengan Pam Obvit Polda Kalimantan Selatan dan Forum Jurnalis Banjar (FJB) menyampaikan bantuan pascabanjir tersebut, Rabu (11/2/2026).
Seribu pakaet bantuan ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kabupaten banjar.
Site Manager PT AGM, Abdul Rohman menyampaikan, bahwa bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab dan kepedulian sosial perusahaan, khususnya bagi masyarakat yang terdampak banjir berada di wilayah konsesi perusahaan.
“Kami dari manajemen PT AGM mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan dan BPBD Kabupaten Banjar, khususnya Pak kepala pelaksana yang telah membantu mengakomodir penyaluran bantuan ini,” ucapnya.
Abdul Rohman menegaskan bahwa meskipun di beberapa wilayah penerima bantuan PT AGM tidak melakukan aktivitas pertambangan, perusahaan tetap berkomitmen untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar di Kabupaten Banjar.
“Seribu bantuan sembako untuk warga ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar area konsesi kami di Kabupaten Banjar, walaupun di area tersebut kami tidak melakukan kegiatan tambang,” kata Abdul Rohman.
Rohman berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban warga dan membawa manfaat, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
“Besar harapan kami apa yang kami berikan bisa bermanfaat bagi warga, bisa memberikan sedikit bantuan bagi warga dan semoga dapat menjadi berkah untuk kita semua,” jelasnya.
Sementara itu di tempat yang sama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha turut menyampaikan pesan apresiasi dari Bupati Banjar H Saidi Mansyur atas partisipasi PT AGM dalam membantu masyarakat Kabupaten Banjar yang terdampak bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan atensi dari PT AGM. Dalam kondisi pascabanjir ini sebagian masyarakat masih mengalami stagnasi ekonomi sehingga bantuan ini sangat berarti,” katanya.
Wasis juga menjelaskan, hingga saat ini masih terdapat dua kecamatan yang terdampak banjir diwilayah kabupaten banjar yakni Kecamatan Cintapuri Darussalam dan Kecamatan Sungai Tabuk.
“Di Kecamatan Cintapuri masih ada sembilan desa terdampak, sementara itu di Sungai Tabuk ada dua desa yang masih terdampak dengan kondisi jalan yang masih tergenang,” jelas Wasis.

Menurut Wasis, bantuan tersebut tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat menjadi stimulus dan contoh positif bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam penanganan dampak bencana.
“Kami berharap atensi seperti ini dapat memberikan dampak positif, sebagai contoh dan mendorong perusahaan lain untuk bersama-sama peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Dstribusi Langsung Pascabanjir Bersama Jurnalis Banjar
Penyaluran bantuan ini dilakukan pada sejumlah titik di wilayah Kabupaten Banjar, di antaranya di Desa Bincau, Bincau Muara, Keraton, Pekauman, Desa Mekar serta beberapa desa lainnya yang mayoritas merupakan kawasan terdampak banjir awal Januari 2026 lalu.
Bantuan diserahkan PT AGM melalui koordinasi bersama BPBD Kabupaten Banjar, Pam Obvit Polda Kalimantan Selatan dan jurnalis Kabupaten Banjar yang tergabung di dalam FJB.
Bantuan sosial sebagai wujud nyata kepedulian dan tanggungjawab sosial perusahaan terhadap terhadap warga yang tertimpa musibah banjir.
Paket sembako yang disalurkan menyasar warga hingga kini masih merasakan dampak ekonomi pascabencana dan juga memasuki bulan suci Ramadan.
Salah satu warga Desa Bincau yang menerima bantuan, Nurliana mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada PT AGM. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi kami pascabanjir apalagi menjelang Ramadan,” ujarnya.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pokok warga yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Banjar. (kjc)
























