Rehabilitasi Kolam Renang Idaman Belum Tuntas, Peresmian Sudah Dilaksanakan

Plang pekerjaan proyek rehabilitasi kolam renang Idaman Kota Banjarbaru. (Foto: katajari.com)

Katajari.com – Rehabilitasi Kolam Renang Idaman Kota Banjarbaru dinyatakan telah selesai pengerjaannya dan diresmikan pada Minggu (12/1/2025). Namun, kenyataannya berdasarkan pantauan masih banyak kekurangan atau belum dirampungkan pekerjaannya dan perlu perbaikan.

Ada beberapa sudut pekerjaan tampaknya tidak tuntas dikerjakan seperti area taman dan rekreasi, lantai di bagian ujung yang berdekatan dengan toilet, hingga terjadinya genangan air di dekat pintu gerbang masuk.

Belum lagi terdapat beberapa sisa bahan bangunan yang tidak dirapikan dan dibersihkan, bahkan bangku di area taman tidak ada atap penutup alias terlihat terbuka tanpa atap.

Rehabilitasi kolam renang Idaman itu sendiri menelan biaya dari APBD Kota Banjarbaru 2024 senilai lebih Rp5,9 miliar atau Rp5.930.000.000

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru yang dikonfirmasi melalui Plh Kabid Cipta Karya Achmad Rizani ST MT mengatakan, rehabilitasi kolam renang Idaman terbagi dalam dua tahap pembangunan, tahap satu tahun 2024 dan tahap dua tahun 2025.

Ia mengakui memang masih ada keluhan seperti berkenaan parkir yang nantinya didiskusikan bersama Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru.

“Lalu, bagian mana saja masih masa pemerliharaan, yang berdasarkan hasil diskusi bersama tadi akan dilakukan pengecekan, bagian mana perlu diperbaiki sekaligus laporan yang disampaikan rekan wartawan,” katanya, Selasa (25/2/2025).

Dua pejabat Dinas PUPR Kota Banjarbaru Achmad Rizani dan Rahmat Juliani, Selasa (25/2/2025), (Foto: katajari.com)

Ia tidak menampik sebenarnya masih berantakan karena belum sepenuhnya selesai pekerjaan. Juga, ada beberapa item lagi akan dikerjakan pada tahun 2025 untuk tahap dua.

Proyek pekerjaan memang sudah dilakukan serah terima pekerjaan dengan masa pemeliharaan disebutkannya selama setahun. Sehingga perbaikan masih termasuk masa pemeliharaan.

Kasi Pengembangan Prasarana Permukiman dan Pembangunan Gedung, Rahmat Juliani ST MT menambahkan, pekerjaan tahap pertama pada tahun 2024 sudah rampung dan bisa difungsikan, sedangkan kelengkapannya akan dikerjakan 2025.

Dirinya pun mengemukakan belum adanya atap pada tempat duduk di area taman akan dilengkapi pembangunan atapnya di tahun 2025. (kjc)