Katajari.com – Banjir yang melanda Kabupaten Banjar semakin meluas. Selain merendam rumah warga, banjir juga rendam banyak gedung sekolah di 7 Kecamatan, yang ada di Kabupaten Banjar.
Hingga awal Januari 2026, banjir merendam sembilan kecamatan yang mencakup 121 desa dan kelurahan. Sebanyak 43.469 kepala keluarga (KK) atau sekitar 122.353 jiwa terdampak akibat bencana tersebut. Pada Rabu (7/1/2026).
Dari data Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, hingga saat ini sudah ada 210 satuan pendidikan di Kabupaten Banjar terdampak bencana banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar mencatat, dari jumlah tersebut terdiri atas 116 Sekolah Dasar (SD), 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta 74 satuan pendidikan PAUD dan PKBM.
Kepala Disdik Banjar Hj Liana Penny, melalui Kabid Sarana dan Prasarana, Mahriansyah menyampaikan, bahwa kondisi banjir berdampak langsung pada lingkungan sekolah.
41 sekolah terdampak pada area halaman, sementara 169 sekolah lainnya telah tergenang air hingga ke ruang kelas, sehingga tidak memungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.
“Untuk sementara kita belum mengetahui berap yang rusak akibat banjir. Nanti setelah surut akan kita data sekolah mana saja yang rusak.” ucapnya.
Adanya bencana banjir tersebut, kata Mahri — sapaan Mahriansyah — pihak Disdik telah membuat surat edaran, di mana dalam edaran tersebut sekolah-sekolah yang terdampak akan melaksanakan kegiatan pelajaran jarak jauh (PJJ).
“Keselamatan peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, untuk satuan pendidikan yang terdampak banjir, pembelajaran sementara dialihkan ke Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ,” tutupnya. (kjc)
























