Wagub Kalimantan Selatan Silaturahmi Keluarga Besar Amanah Grup

Wagub Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman bersama keluarga besar Amanah Grup, Sabtu (28/2/2026). (Foto: Adpim Setdaprov Kalsel/katajari.com)

Katajari.com – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman menghadiri acara buka puasa bersama Keluarga Besar Amanah Group, Sabtu (28/2/2026) di Jalan Dahlia II Nomor 29, Kota Banjarmasin.

Hadir pula sejumlah ulama, di antaranya Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, Abdul Hakim Mahfudz.

Serta, Dewan Komisi Fatwa MUI Jawa Timur, Achmad Roziqi, bersama masyarakat dan tamu undangan lainnya.

‎Setelah tausyiah yang disampaikan dengan penuh hikmah dan keteduhan, suasana buka puasa bersama terasa semakin khusyuk.

Para jemaah yang sejak awal menyimak dengan saksama tampak larut dalam perenungan.

Ketika tausyiah berakhir, kegiatan pun dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Magrib dan Isya secara berjemaah.

‎Hasnuryadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas undangan yang diberikan oleh keluarga besar Amanah Group.

Wagub mengapresiasi kontribusi perusahaan tersebut dalam membuka lapangan pekerjaan serta menggerakkan roda perekonomian daerah.

‎“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kami mengucapkan terima kasih atas undangan dan kebersamaan ini. Kami mendoakan semoga Amanah Group semakin maju dan berkembang, terus membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” sampai Wakil Gubernur H. Hasnuryadi yang juga mewakili Gubernur H. Muhidin.

‎Wagub Hasnuryadi menyampaikan berbagai kegiatan sosial dan aksi berbagi yang selama ini dilakukan Amanah Group, yang dinilai sangat membantu masyarakat.

Menurutnya, peran dunia usaha sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah.

‎Lebih lanjut, Wagub Hasnuryadi juga berharap momentum Ramadan dapat mempererat ukhuwah dan memperkuat semangat kebersamaan.

Wagub menegaskan bahwa buka puasa bersama bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wadah untuk mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan kepedulian sosial.

‎“Bulan suci Ramadan mengajarkan kita arti kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan. Semoga nilai-nilai amanah yang menjadi nama besar perusahaan ini senantiasa menjadi landasan dalam bekerja dan berkontribusi bagi kemajuan Kalimantan Selatan,” ungkap Wagub Hasnuryadi.

‎Wagub Hasnuryadi pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun Kalimantan Selatan yang maju dan sejahtera melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor.

‎Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz menyampaikan tausiyah mengenai keutamaan Lailatul Qadar dalam rangkaian kegiatan bulan suci Ramadan.

‎Dalam keterangannya, Abdul Hakim Mahfudz menjelaskan bahwa kemuliaan bulan Ramadan tidak terlepas dari peristiwa turunnya Al-Qur’an.

Ia menuturkan bahwa di bulan tersebut terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, yakni Lailatul Qadar.

Umat Islam yang beribadah dengan sungguh-sungguh pada malam itu akan memperoleh pahala yang nilainya melebihi ibadah selama seribu bulan.

‎Abdul Hakim Mahfudz juga mengisahkan cerita yang pernah disampaikan Rasulullah SAW kepada para sahabat tentang seorang dari Bani Israil yang berjihad di jalan Allah selama 83 tahun.

Kisah tersebut membuat para sahabat merasa takjub dan bertanya-tanya bagaimana mereka dapat menyamai amalan luar biasa itu.

‎Menurut Abdul Hakim Mahfudz, kemudian Allah SWT menurunkan penjelasan tentang keutamaan Lailatul Qadar sebagai bentuk karunia besar bagi umat Nabi Muhammad.

Dengan memaksimalkan ibadah pada satu malam umat Islam berkesempatan meraih pahala yang sebanding bahkan melampaui amalan puluhan tahun.

‎“Ini menunjukkan betapa luas dan murahnya rahmat Allah kepada umat Rasulullah,” ungkap Abdul Hakim Mahfudz.

‎Abdul Hakim Mahfudz pun mengajak umat Islam untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah, doa, dan istighfar agar dapat meraih keutamaan Lailatul Qadar.

‎Kegiatan Amanah Group juga melakukan penyerahan zakat maal sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan disalurkan kepada para penerima manfaat yang berhak, sehingga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi serta membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

‎Selain itu, santunan juga diberikan kepada anak-anak panti asuhan sebagai wujud kasih sayang dan perhatian terhadap generasi penerus bangsa. Bantuan ini tidak hanya berupa materi, tetapi juga menjadi simbol dukungan moral agar mereka tetap semangat dalam menempuh pendidikan dan meraih cita-cita.

‎Sebagai bagian dari komitmen pemberdayaan masyarakat, turut disalurkan paket comdev (community development) yang dirancang untuk mendukung pengembangan potensi dan kemandirian komunitas.

Program ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (adpim/kjc)