Banjar  

Warga Desa Pematang Baru Kerja Bakti Bersihkan Sungai Setempat

Warga Desa Pematang Baru bersiap kerja bakti membersihkan sungai, Rabu (12/8/2026). (Foto: katajari.com)

Katajari.com – Warga Desa Pematang Baru Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar melaksanakan kegiatan padat karya tunai desa kerja bakti pembersihan tanaman liar di sungai setempat, Rabu (12/8/2026).

Dengan menggunakan alat perlengkapan parang, garuk, dan sebagainya, mereka bergotong royong membersihkan gulma yang tumbuh di atas permukaan sungai dangkal, seperti eceng gondok dan tanaman putri malu.

Dipimpin pembakal Desa Pematang Baru, Syarkani, yang ikut terjun langsung di tengah warganya, bahu membahu menebas tanaman liar, lalu mengangkat ke daratan.

Pembakal Desa Pematang Baru, Syarkani terlibat langsung, Rabu (12/8/2026). (Foto: katajari.com)

Pagi yang cerah kerja bakti ini dimulai sekitar pukul 08.30 Wita, dengan melibatkan sekitar 30an warga desa.

Terdiri tokoh masyarakat, aparat desa, Badan Permusyaratan Desa (BPD), serta pendamping desa dan kecamatan, para warga lainnya.

Kemudian, juga terlihat hadir Kapolsek Martapura Timur Ipda Muhammad Taufiqurahman SH, dan personilnya ikut bergotong royong.

“Membina sifat kegotongroyongan yang sudah mengakar di tempat kita sebagai suatu kebudayaan gotong royong,” kata Kapolsek Martapura Timur.

Pembakal Syarkani dan Kapolsek Martapura Timur Ipda Taufiq turun langsung kerja bakti, Rabu (12/8/2026). (Foto: katajari.com)

Jadi, sambung Kapolsek Martapura Timur, membina semangat masyarakat untuk saling gotong royong menyelesaikan pembersihan sungai.

Ini suatu kegiatan yang sangat positif untuk memupuk rasa kebersamaan.

“Mudah-mudahan ini bisa rutin dilakukan. Kita bersinergi antara pemerintah Desa Pematang Baru apa ini dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pihak kecamatan, serta unsur terkait. Mudah-mudahan ini tetap rutin bisa dilaksanakan di waktu-waktu di kedepannya,” ungkap Ipda Taufiq— panggilan Muhammad Taufiqurahman.

Desa Penggalaman terdiri 4 rukun tetangga (RT), dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sekitar 375 KK. Pekerjaan warga mayoritas bertani.

“Ada sekitar satu kilometer panjang sungai yang dibersihkan dan diperkirakan dilaksanakan selama tiga hari,” ucap Pembakal Pematang Baru, Syarkani. (kjc)