Katajari.com – Pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru menyebutkan bahwa flu biasa dan super flu (influenza) sering terlihat mirip, padahal tingkat keparahannya berbeda dan bisa berisiko jika tidak ditangani dengan tepat.
Super flu umumnya disertai demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, dan kelelahan berat, terutama berbahaya bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis.
RSD Idaman Kota Banjarbaru mengingatkan gejalanya sejak dini, lakukan penanganan awal di rumah, dan cegah penularan dengan menjaga kebersihan serta vaksinasi influenza tahunan.
“Jika keluhan tidak membaik atau semakin berat, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan,” tulis Humas RSD Idaman.
Super flu (influenza) adalah penyakit infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan, bedanya dengan flu biasa adalah super flu disebabkan oleh virus influenza sedangkan flu biasa disebabkan oleh berbagai jenis virus.
Super flu biasanya lebih parah dan bisa menyebabkan komplikasi serius, terutama pada kelompok berisiko tinggi.
Nah, gejala super flu yang perlu diwaspadai di antaranya demam tinggi (lebih kurang 38 derajat celcius), sariawan, kelelahan ekstrem, sakit kepala, nyeri otot.
Jika gejala tidak membaik dalam 3 atau 4 hari atau muncul gejala seperti kesulitan bernapas, dada terasa berat atau nyeri dada maka segera periksakan diri ke dokter.
Kelompok beresiko tinggi antara lain anak anak di bawah 5 tahun, lansia di atas 65 tahun, ibu hamil, orang dengan penyakit kronis, orang dengan sistem imun lemah.
Tips penanganan awal di rumah untuk gejala super flu, yakni istirahat cukup, minum banyak cairan, gunakan obat pereda gejala (paracetamo, ibuprofen).
Kemudian, gunakan masker saat berinteraksi dengan sabun, hindari kontak dekat dengan orang sakit, jaga kebersihan ingkungan. (kjc)
























