Katajari.com –Warga Desa Tanjung Rema Kecamatan Martapura telah lama memiliki rukun kematian atau wadah sosial kemasyarakatan di tingkat desa.Diberi nama Rukun Kematian Hidayatul Khair.
Sesuai dengan nama Langgar Hidayatul Khair, yang dimiliki warga berdiri di tengah pemukiman setempat.
Rukun kematian dibentuk untuk mengelola dan membantu proses pengurusan jenazah serta pemakaman warga yang dilakukan secara gotong royong.
Orgnisasi ini umumnya menghimpun iuran atau dana swadaya rutin dari masyarakat.
Tugas dan Pelayanan di antaranya pengurusan jenazah seperti memandikan, mengafani, hingga menyalatkan jenazah.
Penyelenggaraan Pemakaman antara lain menggali kubur, menyediakan perlengkapan, dan pengantaran ke tempat peristirahatan terakhir.
Pengelolaan dana sosial misalnya menghimpun dan transparan dalam penggunaan dana iuran warga untuk santunan atau biaya pemakaman.

Disebutkan Pambakal Desa Tanjung Rema Madraji, manfaat rukun kematian utamanya meliputi meringankan beban biaya pemakaman keluarga.
Mengorganisir pelayanan jenazah dari mandi hingga makam, memperkuat solidaritas antarwarga, serta melestarikan budaya gotong royong.
Manfaat sosial meringankan beban keluarga dengan membantu keluarga yang sedang berduka secara moril maupun materiil dari iuran warga.
Pengurusan jenazah terpadu untuk memastikan jenazah diurus sesuai syariat/aturan yang berlaku yaitu memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan.
“Itu bilamana keluarga tidak memiliki alkah maka bisa menggunakan alkah desa,” katanya, Jumat (6/8/2026).
Alkah rukun kematian desa berada cukup luas di belakang SMA Muhammadiyah Martapura.

Keberadaan rukun kematian telah mempererat solidaritas sesama warga sebab wadah interaksi dan komunikasi untuk menjaga kerukunan serta kebersamaan antarwarga di lingkungan sekitar.
“Seperti yang terlihat banyak warga berkumpul di rumah duka,” ucapnya.
Adanya rukun kematian menjadi efisiensi waktu dan tenaga karena dikerjakan secara gotong royong.
Mengurangi kebingungan keluarga duka karena panitia rukun kematian langsung sigap menyiapkan penggalian liang lahat, tenda, dan perlengkapan lain. (kjc)
























