Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dan hangat tersebut menjadi ruang bagi Kapolres Banjar bersama para pejabat utama Polres Banjar untuk berdiskusi dan bertukar pandangan dengan para jurnalis.
Kapolres Banjar AKBP Boni Ariefianto mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan awal untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang baik antara Polres Banjar dan awak media.
“Ini awal dari komunikasi dan koordinasi yang baik. Seiring berjalannya waktu, kita bisa saling mengisi dan bekerja sama dengan media,” ujarnya.
Boni menuturkan, hubungan baik dengan awak media juga telah terjalin selama dirinya bertugas di Kalimantan Tengah.
Ia berharap komunikasi tersebut dapat terus berlangsung di Kabupaten Banjar.
“Seperti di tempat asal kerja saya di Kalteng, komunikasi dengan awak media sangat baik, bahkan berjalan hingga saat ini,” katanya.
Ia mengaku terkesan dengan banyaknya awak media yang aktif di Kabupaten Banjar.
Menurutnya, jumlah tersebut menjadi potensi untuk memperkuat kerja sama dalam penyebarluasan informasi.
“Pengalaman saya bertugas, paling banyak 20 orang, yang aktif cuma 10. Kalau di Banjar ini luar biasa, cukup banyak medianya,” ungkapnya.
Dalam diskusi, sejumlah jurnalis menyampaikan kendala yang dihadapi saat melakukan konfirmasi terkait peristiwa di lapangan.

Salah satunya disampaikan Hendra, jurnalis mediakalsel.com, mengenai komunikasi dengan kepolisian sektor (polsek) yang dinilai belum selalu lancar.
“Awal yang sangat baik dan hangat untuk ke depan. Terkait humas, hari ini lebih baik dari sebelumnya. Kendalanya adalah komunikasi dengan polsek-polsek yang kurang lancar. Jadi, apakah konfirmasi itu satu pintu atau bebas, kami mengikuti,” terang Hendra.
Sementara jurnalis KBK News, Rizal, turut menyampaikan kendala dalam memperoleh data ketika terjadi kecelakaan lalu lintas.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Boni mempersilakan wartawan melakukan konfirmasi langsung kepada pejabat utama, kasat, kapolsek, maupun kasi humas sesuai dengan bidang informasi yang dibutuhkan.
“Bisa langsung konfirmasi dengan para kasat dan kapolsek atau kasi humas. Mungkin itu adalah prestasi mereka, jadi personal branding, silakan langsung, jangan ke saya,” katanya.
Terkait informasi yang belum dapat disampaikan, Boni menjelaskan bahwa sebagian data perlu disimpan sementara karena proses pengembangan kasus.
Ia meminta awak media memahami kondisi tersebut dan tetap menjaga komunikasi.
“Kami minta rekan-rekan paham dan sabar. Intinya komunikasi yang baik dulu agar saling mengerti,” ujarnya.
Sementara mengenai data kecelakaan lalu lintas, ia menyebut informasi terkadang belum lengkap sehingga perlu dilengkapi terlebih dahulu sebelum disampaikan kepada media.
Boni berharap silaturahmi tersebut dapat menjadi agenda berkelanjutan antara Polres Banjar dan insan pers.
“Ini bukan yang pertama dan terakhir, akan tetapi berlanjut untuk ke depannya,” tandasnya, yang menambah jalinan silaturahmi makan bersama dan menyempatkan foto bersama. (kjc)
























