Suplai Air Terganggu Karena Pemeliharaan WTP BPAM Banjarbakula

Ilustrasi distribusi air terganggu. (Foto: ilustrasi/latajari.com)

Katajari.com –  Pemeliharaan WTP BPAM Banjarbakula berdampak pada gangguan suplai air di sejumlah wilayah.

​PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) mengumumkan adanya kegiatan pemeliharaan berkala yang akan memengaruhi kelancaran distribusi air bersih kepada para pelanggan.

​Berdasarkan surat dari PT WTP BPAM Banjarbakula Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 600.1.16/207/BPAM-BANJARBAKULA, pihak BPAM Banjarbakula akan melaksanakan pemeliharaan berkala berupa pembersihan media filter pada instalasi WTP berkapasitas 250 liter/detik dan 500 liter/detik.

​Pekerjaan pemeliharaan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai dari Rabu, 30 September 2026 sampai Sabtu, 3 Oktober 2026, dengan waktu pengerjaan setiap harinya pukul 08.00 WITA sampai dengan 17.00 WITA.

​Dampak dari kegiatan pemeliharaan tersebut berpotensi menimbulkan gangguan pengaliran air kepada pelanggan PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda), berupa penurunan tekanan hingga terhentinya aliran air sementara di beberapa wilayah pelayanan.

​Wilayah yang terdampak meliputi:

​Seluruh wilayah pelayanan Martapura

​Banjarbaru.

Landasan Ulin s.d. Liang Anggang

Trikora

Tatah Belayung

Tatah Pelatar

​Tembikar Kanan

​Pihak manajemen PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat terganggunya layanan pendistribusian air ini.

Koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan agar proses pengaliran dan distribusi air dapat kembali normal secepatnya.

Adapun waktu pengembalian tekanan air ke pelanggan akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.

​Bagi pelanggan yang memerlukan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan, dapat menghubungi layanan pelanggan resmi PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) melalui pesan WhatsApp di nomor 085288000111 atau memantau pembaruan melalui akun Instagram resmi @ptamintanbanjar dan situs web www.intanbanjar.id (kjc)