Katajari.com – Sebuah truk batubara mengalami insiden di Jalan Desa Biih, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar beberapa waktu lalu.
Dari video yang beredar, truk yang bermuatan batubara itu mengalami kecelakaan terguling.
Sedangkan muatan dari truk berupa batubara terlihat berhamburan di dekat mobil truk tersebut.
Hal ini menandakan bahwa masih maraknya penambangan batubara yang melintasi jalan desa.
Ironisnya, batubara ini berasal dari pertambangan yang diduga ilegal dilakukan oleh oknum penambang.
Sementara kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya membenarkan masih adanya angkutan batubara yang melintas di jalan milik pemerintah.
Namun Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar hanya bisa melakukan sosialisasi kepada para sopir mengenai larangan melintas di jalan pemerintah.
“Kita sudah sosialisasikan, dan untuk penindakan kita tidak ada wewenang. Jadi kita serahkan ke pihak yang berwajib sesuai dengan peraturan daerah” ujarnya.
Ia juga mengakui, saat ini anggota sudah tidak lagi melakukan penjagaan di lokasi jalan Desa Biih seperti sebelumnya.
Hal itu lantaran saat ini anggota fokus terhadap beberapa kegiatan pemerintah dalam rangka rangkaian hari Jadi Kabupaten Banjar.
“Ia karena personel kita terbatas, karena itu kita tarik dulu,” ungkapnya.
Ditanya mengenai isu yang mengatakan adanya anggota Dinas Perhubungan yang bermain dengan penambang batubara, Nyoman dengan tegas mengatakan hal itu hingga kini belum dapat dibuktikan kebenarannya.
“Kita sudah melakukan interogasi terhadap bersangkutan, dan beliau meyakinkan bahwa itu tidak benar,” tegasnya. (kjc)
























