Desi mengatakan bahwa peran perempuan dalam pembangunan tidak dapat dipandang sebelah mata.
Perempuan memiliki potensi besar, tidak hanya dalam lingkup keluarga, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk di dalam bidang politik.
Desi menyebut bahwa partisipasi perempuan dalam politik merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif dan berkeadilan.
Kehadiran perempuan dalam proses pengambilan keputusan akan memperkaya perspektif, memperkuat kebijakan yang responsif gender.
Memastikan bahwa kepentingan perempuan dan keluarga dapat terakomodasi dengan baik.
“kita juga menyadari bahwa partisipasi perempuan dalam bidang politik masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi budaya, akses kesempatan maupun kepercayaan diri,” paparnya.
Oleh karena itu, sambung dia, kegiatan sosialisasi seperti yang dilaksanakan hari ini sangat penting sebagai sarana untuk meningkatkan pemahaman, motivasi serta kapasitas perempuan.
“Agar lebih berani dan aktif berpartisipasi di dalam kehidupan politik,” ujar Desi Suryanti.
Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat memperoleh wawasan serta inspirasi mengenai pentingnya keterlibatan perempuan dalam politik.
Baik sebagai pemilih yang cerdas, penggerak masyarakat, maupun sebagai pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Selain itu diharapkan kegiatan ini tidak hanya berhenti pada sosialisasi semata.
Tetapi dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat jejaring kolaborasi dan solidaritas antar organisasi perempuan dalam memperjuangkan peningkatan partisipasi perempuan di berbagai sektor.
Termasuk dalam pengambilan kebijakan publik. (kominfotabalong/kjc)
























