Katajari.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dikhususkan bagi kaum perempuan dilaksanakan di Langgar Syafa’atul Ikhwan, RT 01, Desa Pematang Baru, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Rabu (2/9/2026).
Acara dibuka dengan pembacaan ummul Qur’an (Surah Al-Fatihah).
Selanjutnya, pembacaan Syair Maulid/selawat Nabi Muhammad SAW secara bersama-sama oleh jemaah perempuan.
Penyampaian tausiyah khusus perempuan mengenai keteladanan Nabi Muhammad SAW, kepribadian istri-istri Nabi, serta peran wanita solehah dalam keluarga dan masyarakat.
Doa bersama dan penutup: dengan pembacaan doa keselamatan, keberkahan, dan penutup acara.
Ramah Tamah berupa pembagian keberkahan/makanan kepada seluruh jemaah.
Acara itu sendiri berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh rasa kebersamaan.
Antusiasme warga perempuan Desa Pematang Baru cukup tinggi dalam menghadiri peringatan maulid ini.
Adapun maksud kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW khusus perempuan ini adalah sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam (Rahmatan lil ‘Alamin).
Serta, menyediakan wadah silaturahmi keagamaan khusus bagi kaum wanita di lingkungan RT 01 Desa Pematang Baru.
Tujuan Kegiatan, meneladani akhlak Rasulullah yakni mengambil iktibar dan pelajaran dari keagungan akhlak Nabi Muhammad SAW,
Khususnya dalam penerapannya di kehidupan rumah tangga dan bermasyarakat.
Meningkatkan mahabbah (Rasa Cinta): Menumbuhkan dan memperkuat rasa cinta jemaah kepada Nabi Muhammad SAW melalui pembacaan selawat dan sejarah hidup beliau.
Memperkuat pemahaman keagamaan jemaah wanita agar dapat menjadi ibu dan wanita yang solehah, pembimbing keluarga sesuai ajaran Islam.
Manfaat Kegiatan mempererat silaturahmi karena sarana berkumpul dan mempererat tali persaudaraan sesama jemaah perempuan di Desa Pematang Baru.
Menambah wawasan keislaman melalui tausiyah yang disampaikan.
”Mendapatkan keberkahan dan syafaat atas keberkahan majelis ilmu, amalan selawat, serta syafaat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam di hari akhir,” ucap Syarkani, pembakal Desa Pematang Baru. (kjc)
























