Katajari.com – Komisi II DPRD Kabupaten Banjar akan memanggil PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) dan stakeholder terkait berkenaan tindak lanjut penanganan dampak kemarau seperti kekeringan dan karhutla.
“Ke depannya akan kita agendakan untuk menyikapi kemarau yang ada pada waktu saat ini,” ucap Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, Ali Syahbana.
Kemungkinan, sambung dia, pihaknya meminta kerja sama PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) untuk kolaborasi dengan para relawan.
Para relawan ini di lapangan itu antusiasnya luar biasa.
Semangat untuk membantu, baik itu kebakaran lahan atau ketersediaan air bersih.
Nah, Komisi II berharap PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) dapat memfasilitasi para relawan.
”Kan kita tenaga sudah cukup ya, menurut kita kan untuk Kabupaten Banjar sendiri cukup. Tapi fasilitas ini seperti apa? Nah, itu nanti kan ada mobil tangki di sana, ada unit, ada ketersediaan air. Kita ke depannya haruslah kolaborasi lintas sektor. Masyarakat, relawan, itu disinergikan menurut kita,” paparnya.
Apalagi, paling terdampak hampir semua wilayah di Kabupaten Banjar.
Bahkan ada yang kekeringan. Kalau di sumur-sumur malah banyak yang sudah kering.
Banyak yang sudah kering, jadi relawan bekerja keras. Itu dia ngambil air di irigasi pakai tandon untuk bantu-bantu warga. Ya kami harap ya pemerintah daerah ya sama-sama saling mendukung lah, seperti apa nantinya,” sebut Ali Syahbana didampingi Ahmad Riduan, anggota Komisi II lainnya.
Relawan juga memikiki kendala di lapangan saat ini, seperti fasilitas sarana dan prasarana.
Perlu unit air, pompa, bahan bakar minyak (BBM), operasional, segala macam.
Saat ini kan relawan terlihat kalau dilihat itu mereka mandiri.
Mereka ikut memadamkan karhutla, untuk ketersediaan air bersih, mereka mandiri.
“Namun, kita harus melihat dan menilai baik bahwa ini loh, ini saatnya, ini momennya kita kolaborasi lintas sektor,” imbuhnya.
Bahwa hierarkinya kan di sini tidak ada hierarki lagi antara pemerintah daerah dan masyarakat, harus bekerja sama.
Berarti dalam minggu ini ada memanggil PT Air Minum Intan Banjar?
”Insyaallah. Kita lihat agenda di Banmus (Badan Musyawarah) kan, soalnya kan tidak bisa langsung panggil-manggil. Kita lihat dulu agenda atau apa, kita minta arahan dengan pimpinan apakah itu bisa kita segerakan. Namun ini menjadi perhatian khusus dari Komisi II,” terangnya. (kjc)
























