Banjar  

Dinkes Kabupaten Banjar Periksa Kesehatan dan Beri Multivitamin bagi Relawan Karhutla

DPKP Kabupaten Banjar, Minggu (18/10/2026) pagi. (Foto: DKISP Kabupaten Banjar/katajari.com)

Katajari.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan multivitamin kepada para relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang telah berbulan-bulan bertugas di lapangan.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran relawan di tengah risiko paparan asap serta kelelahan selama operasi pemadaman.

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar.

Serta Markas Komando (Mako) UPT Damkar Gambut, Minggu (18/10/2026) pagi.

Kepala Dinkes Kabupaten Banjar, Noripansyah, mengatakan pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi pernapasan, serta konsultasi medis.

Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui kondisi kesehatan personel setelah menjalani operasi pemadaman sekaligus memastikan kesiapan mereka untuk kembali bertugas.

Selain pemeriksaan, Dinkes Kabupaten Banjar juga memberikan multivitamin melalui suntikan maupun oral.

Dukungan medis lainnya, termasuk penyediaan oksigen portabel, turut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan personel selama operasi penanganan karhutla berlangsung.

“Para relawan sudah lebih dari tiga bulan terlibat dalam operasi penanganan karhutla. Dalam kondisi seperti ini, stamina dan kesehatan anggota harus benar-benar dijaga,” ujar Noripansyah.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi langkah penting untuk memantau kondisi personel, terlebih mereka menghadapi risiko paparan asap dan kelelahan akibat aktivitas pemadaman yang berlangsung dalam waktu lama.

Pemeriksaan secara berkala juga diperlukan untuk mendeteksi lebih dini apabila terdapat personel yang membutuhkan penanganan medis atau waktu pemulihan sebelum kembali menjalankan tugas.

Dengan pemantauan kesehatan tersebut, diharapkan para relawan dapat menjalankan tugas secara optimal tanpa mengabaikan keselamatan dan kondisi fisik masing-masing.

Sementara itu, salah seorang relawan karhutla, Hasan, mengungkapkan bahwa sejumlah relawan telah lebih dari 90 hari terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Ia menilai perhatian terhadap relawan tidak cukup hanya melalui pemenuhan kebutuhan logistik pemadaman.

Tetapi juga harus mencakup makanan bergizi, vitamin, buah-buahan, serta dukungan medis untuk menjaga daya tahan tubuh selama bertugas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah atas perhatian dan kepeduliannya kepada para relawan yang bertugas.” tuturnya.

Pemberian vitamin dan dukungan kesehatan lainnya sangat membantu kami agar tetap fit dalam menjalankan tugas di lapangan.

Dukungan kesehatan dari Dinkes Kabupaten Banjar ini menjadi bagian dari upaya penanganan karhutla,

Sekaligus bentuk perhatian terhadap para relawan yang berada di garis depan dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan. (kjc)