Katajari.com – Masyarakat Desa Aranio, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan geger setelah ditemukannya di tepi sungai, sebuah benda yang diduga merupakan bahan peledak jenis granat tangan, Senin (13/7/2026).
Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli, melalui Kasi Humas AKP Alfian Noor mengatakan, usai mendapat laporan mengenai adanya benda yang diduga merupakan garnet tangan, pihaknya langsung menurunkan Unit Keamanan Negara (Kamneg) Sat Intelkam Polres Banjar untuk melakukan melakukan pengecekan, mengamankan lokasi, dan memasang Police line.
“Tim kemudian berkoordinasi dengan Unit Penjinak Bom atau Jibom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Kalimantan Selatan untuk dilakukan penanganan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar AKP Alfian Noor.
AKP Alfian Noor menjelaskan, granat tangan yang ditemukan merupakan granat tangan jenis granat nanas, dengan tahun pembuatan 1916 sisa peninggalan perang kemerdekaan.
“Demi menjamin keselamatan masyarakat, tim kemudian mengevakuasi granat ke lokasi yang aman dan jauh dari pemukiman warga,” kata dia.

Untuk selanjutnya dilakukan pemusnahan (disposal) sesuai dengan standar operasional prosedur penanganan bahan peledak.
Selama proses pengamanan, evakuasi, hingga pemusnahan berlangsung, personel Polsek Aranio bersama instansi terkait terus melakukan pengamanan lokasi.
Juga, memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati area pemusnahan. (kjc)
























