Senyum Sehat Dimulai Gigi Terawat, Jangan Anggap Remeh Sisa Akar Gigi

Ilustrasi pelayanan perawatan kesehatan gigi. (Foto: alodokter)

Katajari.com – Sobat Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru, sisa akar gigi merupakan masalah yang tidak boleh dianggap sepele.

Meski sudah tidak terasa sakit, sisa akar gigi tetap dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri yang memicu infeksi, abses, bau mulut, hingga komplikasi kesehatan lainnya.

Sisa akar gigir bisa jadi penyakit. Jadi, jangan menunda pemeriksaan jika memiliki gigi yang patah atau berlubang parah.

Humas RSD Idaman Kota Banjarbaru memberikan saran cara menjaga kesehatan gigi, dengan menyikat gigi dua kali sehari, segera menambal gigi yang berlubang, dan rutin kontrol ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Untuk itu kenali apa itu sisa akar gigi, yaitu bagian akar gigi yang masih tertinggal di dalam gusi setelah mahkota gigi hancur akibat gigi berlubang atau patah.

Lantas, mengapa sisa akar gigi tidak boleh dipelihara? Karena bakteri menjadi penyebab infeksi, sisa makanan, juga karang gigi.

Apabila dibiarkan terlalu lama, ini dapat menimbulkan berbagai masalah seperti infeksi gusi, abses gigi, radang sinus, bau mulut, komplikasi jantung dan paru.

Penanganan sisa akar gigi seperti sisa akar gigi yang sudah tidak dipertahankan, maka akan dilakukan pencabutan dengan prosedur yang sesuai.

“Pada kondisi tertentu mungkin dilakukan foto rontgen sebelum pencabutan,” tulis Humas pada akun instagram. (kjc)