Banjar  

Bantuan Logistik dan Kaji Cepat Musibah Tanah Longsor di Desa Tanah Abang

BPBD Kabupaten Banjar salurkan bantuan logistik dan Kani cepat tanah longsor di Desa Tanah Abang. (Foto: BPBD Kabupaten Banjar/katajari.com)

Katajari.com – Bencana tanah longsor susulan terjadi di Desa Tanah Abang RT 01, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, yang menyebabkan bertambahnya jumlah rumah dan warga terdampak.

Peristiwa awal terjadi pada Minggu (10/05/2026) sekitar pukul 15.30 Wita akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan abrasi dan longsoran tanah di bantaran sungai.

Pada kejadian awal, tercatat sebanyak 6 rumah terdampak dengan jumlah 7 Kepala Keluarga (KK) atau 19 jiwa.

Namun, pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 13.00 Wita kembali terjadi longsor susulan yang berdampak pada tambahan 4 rumah atau 4 Kepala Keluarga.

Dengan adanya longsor susulan tersebut, total keseluruhan terdampak menjadi 10 rumah, 11 KK, dan 32 jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan serta penanganan di lokasi guna mengantisipasi longsor susulan.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Banjar telah melakukan koordinasi bersama aparat desa dan warga terdampak, melaksanakan kaji cepat.

“serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar sementara waktu tidak berada di area dekat titik longsor karena kondisi tanah masih labil,” ujarnya.

Ia menambahkan, BPBD Kabupaten Banjar juga telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak sebagai bentuk penanganan darurat.

Sebanyak 40 paket bantuan logistik telah dikirimkan ke Desa Tanah Abang pada Minggu malam dan diserahkan kepada warga terdampak pada 11 Mei 2026.

“Selanjutnya, bantuan tambahan untuk 4 KK terdampak longsor susulan kembali disalurkan pada 12 Mei 2026 oleh Kasi Logistik BPBD Kabupaten Banjar,” tambahnya.

Selain penanganan darurat, nantinya tim dari Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Banjar juga akan melakukan identifikasi dan verifikasi lapangan.

Ini sebagai bahan data usulan rehabilitasi bagi rumah warga terdampak.

Akibat kejadian tersebut, beberapa bagian rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian dapur dan area belakang rumah yang berada dekat titik longsoran.

Saat ini kondisi akses menuju lokasi masih aman dan dapat dilalui.

Namun demikian, di lokasi masih terdapat potensi longsor susulan karena kondisi tanah yang labil serta curah hujan yang masih tinggi.

Untuk sementara waktu, warga terdampak mengungsi ke rumah keluarga terdekat guna menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

BPBD Kabupaten Banjar terus melakukan monitoring kondisi tanah dan lingkungan sekitar lokasi longsor.

sMengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat hujan turun dengan intensitas tinggi.(kjc)