Banjar  

Tingkatkan Kesiapsiagaan Kebencanaan, DPKP Kabupaten Banjar Gelar Latihan Bersama Water Rescue di Aranio

Latihan Bersama Penyelamatan dan Water Rescue, Rabu (17/6/1026) di Waduk Riam Kanan, Kecamatan Aranio. (Foto: DPKP Kabupaten Banjar/katajari com)

Katajari.com – Guna mengoptimalkan respons cepat dan kompetensi personil dalam menghadapi potensi musibah di wilayah perairan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar menyelenggarakan agenda intensif Latihan Bersama Penyelamatan dan Water Rescue, Rabu (17/6/1026) di Waduk Riam Kanan, Kecamatan Aranio.

Kepala DPKP Kabupaten Banjar, Agus Siswanto mengatakan, Latihan gabungan ini dirancang secara komprehensif untuk menyatukan visi, mengasah keterampilan teknis.

Memperkuat koordinasi operasional antar-personel lini depan.

“Pemilihan lokasi di Murung Batu Laba, Aranio, dinilai sangat representatif guna mensimulasikan kondisi riil penyelamatan di medan perairan yang memiliki tantangan arus dan kedalaman khusus,” ujar Agus Siswanto.

Agus menuturkan, dalam kegiatan ini, seluruh perwira dan jajaran personel diwajibkan terlibat penuh demi memastikan standar keselamatan penanggulangan bencana di Kabupaten Banjar tetap berada pada level tertinggi.

Hari pertama diawali dengan mobilisasi seluruh peserta menuju lokasi, disusul dengan Apel Pembukaan Latihan Bersama yang dipimpin langsung oleh jajaran Perwira.

“Pada sesi pertama, peserta dibekali dengan pendalaman teori dasar penyelamatan serta pengenalan peralatan penyelaman yang dipaparkan oleh instruktur Internal dari anggota damkar yang berpengalaman,” ungkapnya.

Pembekalan teoritis ini, Lanjut Agus Siswanto, menjadi fondasi keselamatan mutlak sebelum personel terjun langsung ke air.

Memasuki sesi siang hingga sore, intensitas latihan meningkat melalui pemberian materi taktis.

Sekaligus Praktek Lapangan Water Rescue. Sesi krusial ini dikomandoi oleh tim pemateri berpengalaman.

Tidak berhenti di situ, para peserta juga langsung dihadapkan pada simulasi penyelaman (bawah air).

Guna membangun soliditas dan kekuatan mental tim, hari pertama ditutup dengan sesi makan malam bersama serta malam keakraban/ramah tamah.

Memasuki hari kedua, fokus kegiatan bergeser pada pengujian ketahanan fisik dan evaluasi taktis.

Dimulai sejak fajar dengan agenda ibadah dan olahraga ringan, personel kemudian mengikuti apel pagi guna menerima pengarahan komando.

“Puncak dari hari kedua adalah pelaksanaan evaluasi pelaksanaan latihan bersama penyelamatan,” paparnya.

Ditambahkannya, setiap kendala teknis dan dinamika simulasi dianalisis secara tajam.

Kegiatan ditutup secara resmi dengan arahan pimpinan yang menekankan pentingnya profesionalisme dan ketajaman insting dalam setiap operasi kemanusiaan.

”Melalui latihan rutin dan terukur seperti ini, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Banjar berkomitmen untuk selalu hadir menjadi garda terdepan

“Andal dan profesional dalam melindungi masyarakat dari berbagai potensi bencana perairan” tutupnya. (kjc)