Katajari com – Pemerintah Kabupaten Banjar tiadakan seleksi terbuka untuk mengisi kekosongan jabatan Eselon II yang ditempati pelaksana tugas (Plt), namun memilih beralih ke Sistem Manajemen Talenta (SIMATA).
Pemkab Banjar memutuskan untuk tidak melaksanakan Seleksi Terbuka (Selter) atau lelang jabatan dalam mengisi delapan kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan pemerintahannya.
Gantinya, Pemkab Banjar akan menerapkan SIMATA milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.
Keputusan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, merespons desakan dari Komisi I DPRD Kabupaten Banjar.
Terkait banyaknya posisi eselon II, termasuk Eselon III, dan IV yang saat ini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Yudi Andrea menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mematangkan persiapan teknis dan berkoordinasi intensif dengan BKN RI.
Menurutnya, penggunaan SIMATA merupakan arahan langsung dari BKN untuk memetakan potensi serta kinerja aparatur secara lebih akurat.
“Dari data yang ada, insyaallah kebutuhan SDM di Kabupaten Banjar masih tercukupi,” ucapnya. Rabu (24/6/2206).
Penerapan SIMATA tidak hanya untuk JPTP, tetapi juga untuk proses pengisian dan rotasi jabatan pengawas serta jabatan administrator.
Dengan sistem ini, Pemkab Banjar dapat mengidentifikasi kandidat terbaik untuk mutasi, promosi.
Hingga suksesi jabatan secara terintegrasi dan transparan tanpa harus melalui mekanisme lelang jabatan konvensional.
Saat ini, terdapat delapan kursi kepala dinas/badan yang masih mengalami kekosongan, yakni;
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP).
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH)
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP). Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah
Sedangkan posisi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang sebelumnya telah melalui tahapan Seleksi Terbuka pada November 2025 lalu.
Prosesnya masih berjalan dan saat ini tinggal menunggu tahapan asesmen dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Pemkab Banjar menargetkan proses pengisian delapan jabatan eselon II tersebut dapat dilaksanakan secepatnya setelah seluruh persiapan sistem manajemen talenta dinyatakan siap. (kjc)
























